Ketegangan di Kepulauan Solomon Meruncing
19 April 2006Iklan
HONIARA: Ketegangan politik dalam negeri di kepulauan Solomon di Samudera Pasifik semakin meruncing. Di Honiara, sekitar 2 ribu demonstran menuntut perdana menteri yang baru, Snyder Rini, segera mengundurkan diri. Para demonstran menuduhnya melakukan korupsi dan memalsukan hasil pemilihan umum. Di kawasan kota Honiara yang dihuni warga keturunan Cina, sejumlah toko dijarah dan dibakar. Sehubungan dengan semakin memanasnya situasi, Australia menyatakan akan mengirimkan tambahan 180 polisi dan tentara ke kepulauan Solomon.